Selasa, Maret 5, 2024
Lainnya
    MobilFirst Impressions : Kencan Singkat Bersama Mobil Listrik Kedua Wuling di Indonesia

    First Impressions : Kencan Singkat Bersama Mobil Listrik Kedua Wuling di Indonesia

    Secara keseluruhan mobil listrik ini sangat mudah untuk dikendarai dan sangat fun to drive. Tampilan model listrik terbaru dari Wuling ini juga cukup menjanjikan. Bahkan kami meyakini kalau BinguoEV ini nantinya bisa melewati prestasi penjualan Air ev.

    News.OLX – Wajar saja kalau pabrikan mobil China ini memperkenalkan BinguoEV (baca Binggo) sebagai produk elektrifikasi keduanya di Indonesia. Kesuksesan Wuling Air ev setahun belakangan menjadi benchmark yang mendorong Wuling Motors untuk semakin serius menggarap segmen kendaraan listrik.

    Lantas bagaimana tampilan dan rasa berkendara dari mobil listrik ini ini? News.OLX akan mengulasnya secara lengkap di artikel ini. Karena kebetulan beberapa waktu lalu kami mendapat kehormatan untuk bisa melihat langsung dan mencobanya. 

    Desain beda, BinguoEV sangat ikonik

    First Impressions BinguoEV

    Desain dari BinguoEV memang terbilang timeless, memadukan konsep retro dan futuristik. Tampang ikoniknya membuatnya sangat mudah dikenali, bahkan dari jarak jauh sekalipun.

    Bahkan banyak yang bilang kalau desainnya mirip-mirip mobil FIAT. Kami sedikit setuju dengan hal ini. 

    Untuk bagian eksteriornya memang terkesan jadul, minimalis tanpa banyak embel-embel, tapi kesan futuristiknya tetap terasa.

    X-Shaped LED Headlamp dan Diamond Corrugated Grille mendominasi fascia-nya, sedangkan di bagian buritan dilengkapi dengan X-Shaped LED Tail Lights dan Streamline Ducktail. Ini cukup mewakili cita rasa modern dan futuristik yang ada di tampilan body-nya secara keseluruhan. 

    Tapi kalau boleh jujur, yang bikin tampilan BinguoEV terlihat lebih futuristik ada di bagian kaki-kakinya. Velg ukuran 15 inch ditutup Water Splash Wheel Cap menjadikannya terlihat seperti mobil dari masa depan.

    First Impressions BinguoEVFirst Impressions BinguoEV

    Belum lagi tiga pilihan warna kalem yang bikin mata terasa nyaman, mulai dari warna Milk Tea, Galaxy Blue, dan Mousse Green, dijamin bikin kepincut.

    Ruang kabin BinguoEV lega dan futuristik

    First Impressions BinguoEV  

    Mungkin memang tidak banyak yang bisa dibahas kalau soal eksteriornya. Tapi saat memasuki ruang kabinnya, baru deh mobil ini bisa dibilang wah! 

    Kesan pertama dari sisi interior BinguoEV adalah ruang kabinnya lega, ini kalau kita bandingkan dengan Air ev. 

    Duduk di jok pengemudi, ruang kaki rasanya luas banget. Apalagi posisi jok bisa diatur dengan sangat mudah karena sudah pakai sistem Electric Seat Adjustment. Begitu juga saat posisi duduk di bangku penumpang bagian belakang, rasanya tetap nyaman.

    Tapi satu yang dirasa kurang untuk ini. Wuling BinguoEV tidak memiliki footrest untuk menempatkan kaki kiri pengemudi dengan posisi yang lebih santai.

    First Impressions BinguoEV

    Bentukan dashboard BinguoEV terlihat sangat futuristik dengan hadirnya layar sentuh TFT Dual Screen ukuran 10,25 inch yang melintang dari tengah dashboard hingga lingkar kemudi. Layar horizontal ini dipermanis dengan dudukan khusus berbentuk elips yang sekaligus menjadi konsol pendingin udara di bagian tengah. 

    Masih sama dengan mobil listrik pendahulunya, Air ev, untuk Binguoev juga dibekali transmisi Rotary Gear Selector. Transmisi D, R, N dan P bisa difungsikan hanya dengan memutar kenop transmisi. Di belakang transmisi putar tersebut juga ada tombol Electric Parking Brake dan Auto-Vehicle Holding. 

    First Impressions BinguoEV

    Sedikit perbedaan untuk sektor ini hanya pada tombol power window. Kalau di Air ev tombol power window berada satu cluster dengan transmisi dan tombol EPB dan AVH, kalau di BinguoEV tombol power window tersebut dikembalikan ke door trim, seperti mobil-mobil kebanyakan.

    Fungsionalitas di mobil listrik kedua Wuling di Indonesia ini juga hadir lewat kapasitas ruang bagasi yang lebih luas dan lega. Jika bangku baris keduanya dilipat 50:50, kapasitas bagasi menjadi 790 liter.

    First Impressions BinguoEV

    Dilengkapi baterai IP67, jarak jelajah maksimal hingga 410 km

    BinguoEV hadir dalam dua varian yang dibedakan dari jarak tempuhnya, pertama BinguoEV 333 km, satunya lagi BinguoEV 410 km. 

    Untuk varian 333 km menggunakan baterai berkapasitas 31,9 kWh dan satunya lagi berkapasitas 37,9 kWh. Dua-duanya dibekali motor listrik berkekuatan 50 kW atau setara 67,05 dk.

    First Impressions BinguoEV

    Jenis baterai yang ditanamkan ke BinguoEV adalah Lithium Ferro-Phosphate, IP67 Rating. Jenis baterai ini cukup meyakinkan Wuling Motors untuk memberikan garansi baterai seumur hidup. 

    BinguoEV, fun to drive

    First Impressions BinguoEV 

    News.OLX pun akhirnya berkesempatan untuk menjajal BinguoEV di kawasan Nava Park, BSD, Tangerang. Sebelumnya kami bersama rombongan media lainnya yang hadir mendapatkan briefing dari Wuling Motors Indonesia untuk mendapatkan pengetahuan lebih detail terkait kelebihan dari mobil listrik tersebut.

    Beberapa fitur baru yang sebelumnya tidak ditemui di Air ev, menjadi nilai plus dari BinguoEV.

    Yup, mobil ini sudah punya fitur Cruise Control dan Creeping Function, Monitor View Parking, 4 mode berkendara, dan beberapa fitur lainnya.  

    Briefing selesai, kami langsung menuju unit test drive dimana Wuling Motors menyediakan sebanyak tiga unit yang mewakili masing-masing warna body dari tipe atau varian tertinggi, 410 km.

    News.OLX duduk di belakang lingkar kemudi untuk merasakan sensasi berkendara pertama kalinya dengan BinguoEV.

    First Impressions BinguoEV

    Pada dasarnya mengendarai BinguoEV ini rasanya hampir sama saja dengan mengendarai Air ev.  

    Untuk mengoperasikan mobilnya juga sangat mudah. Tinggal duduk, sesuaikan posisi duduk untuk mencari driving position yang paling nyaman, kemudian pasang seat belt, dan injak pedal gas, BinguoEV langsung bergerak perlahan meninggalkan lobby Nava Park keluar ke jalanan kompleks perumahan.

    Setelah putar balik, kami berhenti sejenak untuk bersiap menginjak pedal gas sekuat-kuatnya untuk menguji seberapa kencang BinguoEV sanggup berlari. Tapi untuk bisa mencapai hasil yang maksimal, kami diarahkan untuk merubah setingan ke mode Sport. 

    Hasilnya memang cukup menakjubkan, dalam jarak kurang dari dua kilometer, kami bisa menyentuh kecepatan hingga 101 km/jam, lumayan kencang. 

    Sebelumnya dijelaskan bahwa BinguoEV bisa menyentuh kecepatan maksimal hingga 130 km/jam.

    Sampai di lokasi berikutnya, kami menguji fitur lain, yakni Monitor View Parking dan Cruise Control. Fitur ini sebelumnya tidak ada di Air ev dan sekarang hadir di BinguoEV. 

    Body mobil yang compact dilengkapi dengan Monitor View Parking sangat memudahkan dalam melakukan proses parkir mundur.  

    Selanjutnya kami ditantang untuk menguji kelincahan BinguoEV dalam bermanuver. Lagi-lagi kami dibuat takjub dengan kemampuan dari mobil listrik ini saat meliuk-liuk lincah diantara cone yang sudah disusun untuk melakukan zig-zag. 

    Lanjut ke tantangan berikutnya, kami mencoba fitur Creeping Function di tanjakan basement parkiran Nava Park. Fitur ini fungsinya nyaris sama dengan Hills Start Assist (HSA). 

    Kalau fitur HSA, sistem pengereman berfungsi untuk memberikan waktu jeda pengemudi selama 4-5 detik agar mobil tidak mundur saat memindahkan kaki dari pedal rem ke pedal gas untuk bergerak. Pakai Creeping Function, pengemudi tidak perlu menginjak pedal gas lagi.

    Creeping Function akan berfungsi ketika pedal rem diinjak full saat berada di tengah-tengah tanjakan. Saat pedal rem dilepas, tanpa perlu menginjak gas, mobil akan merangkak perlahan tanpa perlu khawatir menubruk kendaraan lain di depannya, canggih banget.

    Namun diluar segala kelebihan yang dimilikinya, ternyata Wuling Motors juga ‘menyunat’ fitur lain yang jadi keunggulan di model Wuling Motors lainnya. 

    Saat mengucap “Halo Wuling”, jangan berharap akan ada yang menjawab. Karena untuk model ini sudah tidak dilengkapi fitur Wuling Indonesian Command (WIND) atau perintah suara khas Wuling. 

    Di mobil ini juga tidak ada Internet of Vehicle (IoV) serta fitur keselamatan canggih ADAS. 

    Ini bisa kami maklumi, karena mungkin Wuling Motors bermaksud untuk menjaga harga jualnya nanti tetap terjangkau.

    Oh iya, status BinguoEV saat ini memang baru sebatas diperkenalkan, belum diluncurkan. Jadi untuk harga resminya masih menunggu saat peluncurannya nanti. 

    Kurang lebihnya itulah pengalaman berkendara mobil listrik kedua Wuling Motors di Indonesia.

    Secara keseluruhan mobil listrik ini sangat mudah untuk dikendarai dan sangat fun to drive. Tampilan model listrik terbaru dari Wuling ini juga cukup menjanjikan. Bahkan kami meyakini kalau BinguoEV ini nantinya bisa melewati prestasi penjualan Air ev. 

    Nah, semoga pengalaman first impression berkendara BinguoEV ini bisa semakin mendorong minat masyarakat yang ingin membelinya. Saat ini Wuling Motors sudah mulai membuka keran pemesanan untuk BinguoEV, tertarik SPK?

    Dapatkan informasi menarik seputar dunia otomotif di OLX Member of ASTRA. Download aplikasinya di Play Store atau App Store.

    Populer
    GIIAS 2023
    Berita Terkait