Minggu, April 21, 2024
Lainnya
    BeritaJangan Tertipu, Surat Tilang Elektronik Tidak Dikirim via WhatsApp

    Jangan Tertipu, Surat Tilang Elektronik Tidak Dikirim via WhatsApp

    Jangan panik jika menerima pesan WhatsApp berisi surat tilang elektronik karena surat konfirmasi dikirim ke rumah lewat POS.

    News.OLX – Awas tertipu! Baru-baru ini pengguna WhatsApp kembali dibuat resah oleh oknum tak bertanggung jawab yang memanfaatkan aplikasi ini untuk mengirimkan pesan yang berisi surat tilang elektronik atau e-TLE.

    Dalam pesan juga menyertakan file .apk yang jika terklik bisa membawa dampak buruk pada data pribadi pengguna.

    Cara Kerja Modus Penipuan Surat Tilang Elektronik

    Modus dasar penipuan ini ialah mengambil atau menguras saldo milik korban dengan cara mengirimkan pesan berformat application package file yang jika terbuka maka pengirim pesan bisa mengakses data-data pribadi korban.

    Cybercrime ini bermula dengan pengiriman pesan melalui aplikasi instan. Salah satunya WhatsApp. Pesan berupa teks pemberitahuan bahwa korban telah melanggar regulasi jalan raya dan file .apk yang menurut pengirim berisi surat tilang elektronik.

    Ketika file .apk ini terklik, aplikasi tersebut akan meminta izin akses ke SMS atau MMS. Apabila hal ini diizinkan, pesan yang ada di ponsel, baik SMS maupun MMS bisa dibaca oleh oknum jahat.

    Selain itu, aplikasi juga meminta izin untuk “Terima SMS”. Apabila diizinkan, pengirim bisa memantau dan/atau menghapus pesan yang masuk tanpa pemilik ponsel ketahui.

    Akses selanjutnya yang aplikasi minta, yaitu “kirim SMS”. Ketika perizinan ini sudah didapat, oknum bisa mengirim pesan, baik gratis maupun berbayar secara langsung.

    Ketika semua akses sudah dalam posisi enable, aplikasi akan terinstal di ponsel korban. Begitu instalasi selesai, oknum bisa melakukan kejahatan dengan memeriksa seluruh riwayat perpesanan. Termasuk jika ada riwayat SMS banking. Oknum bisa mengetahui PIN dari histori pesan yang tidak korban hapus.

    Dari informasi ini, oknum bisa menguras isi saldo korban dan mentransfer uang ke rekening pribadi atau media lain: e-wallet.

    Surat Tilang Elektronik Tidak Dikirim Lewat Pesan WhatsApp

    Tilang Elektronik

    Bagi pelanggar, polisi tidak akan memberikan surat tilang. Melainkan surat konfirmasi tilang. Jadi, petugas back office yang mengidentifikasi kendaraanmu melanggar melalui pemeriksaan ERI (electronic registration and identification) kemudian mengirimkan surat konfirmasi tilang.

    Pihak kepolisian Republik Indonesia juga sudah menegaskan bahwa polisi tidak mengirim konfirmasi surat tilang elektronik via pesan instan seperti WhatsApp. Melainkan mengirim surat konfirmasi resmi ke alamat pelanggar melalui PT Pos Indonesia. Lagipula, saat ini tersedia situs web resmi untuk melakukan pemeriksaan e-TLE jika kamu tidak dapat mengunjungi posko penegakan hukum e-TLE.

    Menyoal konfirmasi ini, penerima surat konfirmasi mempunyai durasi konfirmasi hingga 8 hari. Terhitung dari surat tiba di rumah atau setelah kejadian pelanggaran. Hal ini diterapkan guna menghindari adanya pemblokiran yang bersifat sementara.

    Apabila sudah konfirmasi dan pelanggaran terverifikasi, kamu akan menerima surat tilang yang petugas kepolisian terbitkan sekaligus metode bayarnya yang berupa nomor BRI virtual account atau BRIVA.

    Penting!

    • Polisi tidak pernah mengirimkan surat tilang elektronik melalui pesan instan apa pun, termasuk WhatsApp.
    • PT Pos Indonesia merupakan satu-satunya sarana kepolisian dalam mengirimkan surat konfirmasi kepada alamat pelanggar.
    • Lampiran file APK dalam pesan adalah modus penipuan. Jika kamu membukanya, ponselmu bisa terinfeksi malware yang mana nantinya malware ini bisa mengambil data pribadi. Termasuk layanan perbankan mobile.

    Waspada! Ini Ciri-Ciri Modus Penipuan Surat Tilang Elektronik

    • Dikirim lewat aplikasi perpesanan instan: WhatsApp atau media lain.
    • Mengandung file apk atau tautan mencurigakan. Penerima juga diminta membuka file atau tautan tersebut.
    • Meminta pembayaran melalui transfer bank ke rekening pribadi.

    Apabila kamu menerima pesan WhatsApp yang mengatasnamakan pihak kepolisian dan berisi surat tilang elektronik, maka:

    • Jangan panik!
    • Jangan membuka lampiran file APK atau tautan.
    • Segera laporkan pesan tersebut.

    Kedepannya, berhati-hatilah ketika menerima pesan dari nomor baru. Pahami ciri-ciri modus penipuan surat tilang elektronik dan jangan mudah percaya informasi dari sumber tidak kredibel. 

    Update terus informasimu agar tahu hal-hal menarik baru di OLX. Kamu juga bisa download aplikasi OLX di Google Play Store atau Apps Store untuk mendapatkan berita lebih cepat.

    Populer
    GIIAS 2023
    Reka Harnis
    Reka Harnis
    Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
    Berita Terkait