Selasa, Maret 5, 2024
Lainnya
    BeritaKandungan Lokal Sudah 40%, Chery Belum Finalisasi Harga Jual OMODA E5

    Kandungan Lokal Sudah 40%, Chery Belum Finalisasi Harga Jual OMODA E5

    Diproduksi secara CKD di Indonesia, kandungan lokal atau TKDN Chery OMODA E5 mencapai angka 40% serta diupayakan untuk naik hingga 60% secara bertahap.

    News.OLX – Sebagai salah satu merek mobil yang baru di Indonesia, Chery turut mendukung rangkaian kegiatan ulang tahun Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT) ke-20 yang berlangsung pada hari Sabtu – Minggu tanggal 2-3 Desember 2023 di The Pelangi Hotels & Resort Bogor, Jawa Barat.

    Dalam giat tersebut, PT. Chery Sales Indonesia (CSI) mengirimkan dua model kendaraan terbarunya, yakni OMODA 5 GT dan OMODA E5 yang merupakan mobil listrik pertama Chery yang akan dijual di Indonesia, untuk dieksplore oleh ratusan peserta Touring dan Diskusi FORWOT 2023 yang memiliki profesi sebagai wartawan dari berbagai media, cetak maupun online.

    Selain itu, Chery Indonesia juga turut mengisi sesi diskusi bersama peserta pada hari Minggu, 3 Desember 2023. Mewakili pihak Chery, hadir Rifki Setiawan selaku Marketing General Manager PT. Chery Sales Indonesia untuk memberikan update terbaru.

    Di kesempatan itu, Rifki Setiawan menyampaikan bahwa saat ini Chery sudah memulai proses produksi CKD OMODA E5 yang dilakukan di pabrik perakitan Chery yang berlokasi di Pondok Ungu, Jawa Barat.

    Produksi OMODA E5 secara CKD di Indonesia disebutkan Rifki berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan agar bisa didistribusikan kepada konsumen Chery di kuartal pertama tahun 2024.

    Sejak diperkenalkan di GIIAS 2023 lalu, OMODA 5 EV yang kini berganti nama menjadi OMODA E5 ini sudah berhasil membukukan angka pemesanan 400 unit. Padahal sampai saat ini harga resmi dari mobil listrik tersebut juga belum ada.

    Menyinggung soal peluang harga OMODA E5 dijual murah karena sudah dirakit secara lokal, Rifki tidak mau memberikan jawaban yang meyakinkan.

    “Soal harga sampai saat ini memang belum final. Apalagi jika dikaitkan dengan reduksi harga jual melihat dari tingkat persentase TKDN (kandungan lokal). Karena saat ini TKDN untuk OMODA E5 memang baru 40 persen saja,” terangnya.

    Adapun jumlah tingkat kandungan lokal ini memang sudah sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.

    “Jadi kita akan pertahankan TKDN 40 persen ini hingga 2024. Step by step nanti akan semakin besar angkanya. Kita ikut regulasi Pemerintah yang menetapkan minimum TKDN untuk perakitan mobil di Indonesia sebesar 40 persen, kemudian nanti meningkat ke angka 60 persen hingga 80 persen,” sambungnya.

    Untuk lebih memberikan kemudahan kepada konsumen pemilik OMODA E5, Rifki juga menyebut akan menyediakan sarana infrastruktur untuk mobil EV. 

    “Kita punya komitmen untuk menyiapkan wall charging, SPKLU dan Chery EV Station di dealer sendiri. Untuk yang independen juga kita siapkan. Karena pada prinsipnya, Chery selalu mengutamakan customer satisfaction dan hal ini menjadi prioritas. Sedang kita pelajari untuk secara maksimal menghadirkan semua itu,” pungkasnya.

    Dengan dimulainya produksi CKD Chery OMODA E5 di Indonesia, menjadi langkah nyata dari pabrikan mobil Tiongkok ini mewujudkan komitmennya dalam mendukung transisi energi hijau di Tanah Air.

    Selain informasi di atas, kamu bisa mendapatkan informasi menarik lainnya seputar otomotif di OLX Member of ASTRA. Download aplikasinya di Play Store atau App Store.

    Populer
    GIIAS 2023
    Berita Terkait