Minggu, April 21, 2024
Lainnya
    Tips & TrikPerbedaan Transmisi CVT dan AT

    Perbedaan Transmisi CVT dan AT

    Transmisi CVT dan AT nggak sama! Yuk kulik bedanya di sini.

    News.OLX – Saat ini, mobil dengan transmisi otomatis baik CVT atau AT sudah menjadi pilihan bagi banyak pengemudi. Selain karena lebih nyaman dikendarai karena tidak perlu repot-repot ganti kopling, masyarakat juga memilih transmisi ini karena tarikan mesin yang lebih halus.

    Tapi, tahukah kamu kalau transmisi CVT (Continuous Variable Transmission) dan AT (Automatic Transmission) tidaklah sama? Ya, keduanya memiliki perbedaan karakteristik yang cukup signifikan. Apa saja?

    1. Cara kerja

    Cara kerja kedua transmisi ini berbeda. Transmisi CVT bekerja dengan prinsip sabuk atau rantai yang bergerak secara kontinu antara dua cakram (pulley) yang dapat berubah ukuran. Ini memungkinkan transmisi untuk secara mulus mengubah rasio gigi.

    Baca juga: Ketemu Lane Hogger di Jalan Tol, Begini Cara Menghadapinya

    Lalu untuk Transmisi AT menggunakan sejumlah gigi diskret yang terpisah untuk mengatur rasio transmisi. Ketika mobil berpindah gigi, terjadi perpindahan tumpul saat mesin berhenti sejenak.

    2. Perpindahan gigi

    Perbedaan selanjutnya adalah perpindahan gigi. CVT tidak memiliki perpindahan gigi seperti AT. Sebaliknya, rasio transmisinya dapat berubah secara kontinu, memungkinkan mesin beroperasi pada putaran yang optimal untuk efisiensi bahan bakar dan kinerja.

    Sedangkan pada AT memiliki beberapa gigi tetap yang harus dipilih oleh transmisi sesuai dengan kecepatan kendaraan. Ini menghasilkan perpindahan yang lebih jelas dan terkadang terasa saat mobil berpindah gigi.

    cvt (3)

    3. Efisiensi bahan bakar

    Transmisi CVT memiliki efisiensi bahan bakar yang lebih baik dibandingkan AT. CVT dapat menjaga mesin beroperasi pada putaran yang optimal untuk situasi berkendara tertentu.

    Baca juga: Lagi Cari Mobil Keluarga? Pertimbangkan 7 Hal Ini

    Sebaliknya, konsumsi bahan bakar transmisi AT biasanya kurang efisien. Hal ini karena terdapat  perpindahan gigi yang dapat menyebabkan peningkatan konsumsi bahan bakar, terutama dalam lalu lintas perkotaan atau pada kecepatan rendah.

    4. Kinerja

    Transmisi CVT cenderung memberikan akselerasi yang lebih mulus dan konsisten karena tidak ada perpindahan tumpul antara gigi. Namun, beberapa pengemudi mungkin merasa kurang ada sensasi pindah gigi.

    Sedangkan alasan beberapa orang masih lebih memilih AT karena transmisi ini memberikan sensasi pindah gigi yang lebih kuat dan sering digunakan untuk mode berkendara dengan kinerja yang lebih tinggi.

    5. Biaya perawatan

    Umumnya, transmisi CVT lebih memerlukan perawatan yang lebih intens dengan harga yang cenderung lebih mahal dibandingkan AT, terutama jika ada perbaikan pada komponen-komponen yang hanya ada pada CVT. Sedangkan untuk AT, biaya perawatannya lebih rendah serta suku cadangnya lebih mudah ditemukan.

    Jika disimpulkan CVT cenderung lebih cocok jika kamu mengutamakan efisiensi bahan bakar dan kenyamanan, sementara AT mungkin lebih disukai oleh mereka yang menginginkan sensasi berkendara yang lebih konvensional dan kinerja tinggi.

    Jadi, soal pilihan, kamu bisa pertimbangkan lagi mana yang paling cocok dengan preferensi pribadi, gaya berkendara, dan kebutuhan, ya!

    Kamu bisa mendapatkan informasi menarik lainnya seputar otomotif di OLX. Selain itu, kamu juga bisa cari mobil dan motor bekas impianmu dengan mengakses OLX melalui aplikasi dengan mengunduhnya di Play Store dan App Store.

    Populer
    GIIAS 2023
    Fadli Arfi
    Fadli Arfi
    Penikmat dan penggiat otomotif baik roda dua, empat, enam, delapan bahkan yang bersayap
    Berita Terkait