Jumat, Maret 1, 2024
Lainnya
    InformasiTidak Semua Benturan Bisa Membuat Airbag Mengembang, Benarkah?

    Tidak Semua Benturan Bisa Membuat Airbag Mengembang, Benarkah?

    Air bag bisa tidak mengembang karena alasan berikut.

    News.OLX Airbag telah menjadi fitur keamanan yang sangat penting dalam meningkatkan tingkat keselamatan selama mengemudi.

    Namun, terkadang, airbag dapat mengembang dalam situasi di mana kebutuhan akan perlindungan tidak terlalu mendesak, seperti pada kejadian tabrakan singkat.

    Kejadian semacam itu sebenarnya merupakan hal yang wajar, karena pengembangan airbag terjadi berdasarkan informasi yang diterima dari sensor kecelakaan. Lantas, apakah faktor-faktor apa yang dapat menyebabkan pengembangan airbag?

    Alasan airbag tidak mengembang

    Menurut Eko Sulistyo, Technical Leader di Nasmoco Demak, airbag dapat mengembang karena beberapa alasan khusus. Namun yang utama lantaran sensor mendeteksi berbagai jenis benturan.

    “Ada sensor benturan di mobil yang berfungsi untuk mendeteksi ketika mobil mengalami benturan. Ketika mobil terkena benturan, sensor ini memberi laporan kepada modul airbag untuk mengaktifkan pengembangan airbag,” jelas Eko seperti dikutip Kompas.com.

    Eko menjelaskan bahwa sensor akan membaca jenis benturan tertentu yang dapat mengancam keselamatan pengemudi. Hal ini agar airbag bisa bekerja secara efektif.

    “Contohnya, saat mobil menabrak pembatas jalan, terjun, atau bagian bawah mobil terjepit oleh batu. Semua jenis benturan yang berpotensi mengakibatkan cedera pada pengemudi,” tambah Eko.

    Namun, dalam situasi gesekan atau tabrakan dari belakang, kemungkinan airbag tidak akan mengembang. Ini, kata dia, karena sensor hanya terletak di bagian depan dan samping.

    “Sensor ini terletak di samping dan depan agar siap merespons jika terjadi benturan dari depan atau samping,” tambah Eko.

    Oleh karena itu, fungsi utama airbag adalah untuk melindungi pengemudi agar tidak terlempar ke benda keras di depan atau samping kendaraan. Sistem kerjanya mirip dengan sabuk pengaman yang berfungsi untuk melindungi penumpang dan pengemudi.

    Airbag bekerja sama dengan sabuk pengaman, yang otomatis menegang ketika airbag mengembang,” jelas Eko.

    airbag (1)

    Airbag bisa kadaluarsa?

    Sistem kerja airbag cukup kompleks. Apalagi, sistem pengaman ini bekerja menggunakan bahan kimia amonium nitrat untuk pengembangannya. Sebab itu, airbag memiliki masa pakai atau kedaluwarsa.

    Hal ini dibenarkan oleh Rafi’i Sinurat, Kepala Bengkel Astra Peugeot di Sunter. Dia menjelaskan bahwa menurut regulasi Peugeot, masa kadaluarsa untuk semua produk Peugeot adalah 10 tahun.

    “Kalau lihat regulasi yang ada di Peugeot, masa kadaluwarsa airbag di semua varian Peugeot sekitar 10 tahunan,” kata Rafi’i.

    Namun, menutur dia, jika airbag masih berfungsi dengan baik setelah melewati batas 10 tahun, masih dapat digunakan saat dibutuhkan. Namun ini tergantung dari kondisi airbag itu sendiri dan juga iklim di sekitar tempat kendaraan digunakan.

    “Meskipun jika lewat masa tersebut dan kondisi airbag masih bagus, maka komponen ini tetap bisa berfungsi jika dibutuhkan,” tambah dia.

    Oleh karena itu, di daerah tropis seperti Indonesia yang lembab, bahan kimia ini dapat rusak lebih cepat dibandingkan di daerah yang dingin dan kering. Batasan waktu ini disebabkan oleh potensi amonium nitrat yang dapat menyebabkan ledakan jika terlalu lama.

    Sejalan, Didi Ahadi dari PT Toyota-Astra Motor juga menyatakan bahwa meskipun kualitas amonium nitrat dapat menurun seiring berjalannya waktu, tidak dapat dipastikan dengan pasti.

    Airbag dianggap tidak memiliki masa pakai atau tanggal kadaluarsa dan masih dapat digunakan ketika dibutuhkan. Meskipun sudah melewati batas waktu yang ditentukan, tidak ada jaminan bahwa fitur keamanan ini tidak dapat diandalkan.

    Fitur keselamatan ini dirancang untuk tahan lama dan tidak mudah rusak. Jadi, tidak perlu khawatir secara berlebihan. Yang terpenting, tetap aman selama mengemudi dengan menggunakan sabuk pengaman dan tetap berhati-hati di jalan.

    Airbag hanyalah tambahan fitur, bukan elemen utama. Keamanan selama berkendara tetap menjadi prioritas utama.

    Selain informasi di atas, kamu bisa mendapatkan informasi menarik lainnya seputar otomotif di OLX. Kamu juga bisa cari mobil bekas impianmu dengan download aplikasinya di Play Store atau App Store.

    Populer
    GIIAS 2023
    Reka Harnis
    Reka Harnis
    Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
    Berita Terkait